Ansor Magelang Gembleng Kader, Perkuat Ideologi dan Nasionalisme

GemilangNews,MAGELANG – Menyiapkan kader muda yang tangguh secara ideologi, matang dalam berorganisasi, dan kokoh menjaga nasionalisme menjadi salah satu fokus Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Magelang. Upaya itu diwujudkan melalui Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan, Susbalan, dan Dirosah Ula yang digelar Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Magelang, bertempat di SMP Tahhfidz Al Ikhsan Awwal, Desa Klopo, Tegalrejo, Kamis (8/10/2026).

Wakil Bupati Magelang Sahid mengatakan, pelatihan tersebut memiliki arti penting untuk menyiapkan kader penerus organisasi yang berkomitmen terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An Nahdliyah sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Semoga melalui pelatihan ini lahir kader-kader yang siap menjadi penggerak organisasi, sekaligus menjadi benteng moral dan sosial di tengah masyarakat,” katanya saat membuka kegiatan tersebut.

Menurut Sahid, tantangan kebangsaan pada era modern semakin kompleks. Karena itu, kader Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) perlu memiliki kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta komitmen terhadap nilai keagamaan dan kebangsaan.

Ia meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada peningkatan kapasitas organisasi, tetapi juga membentuk generasi muda yang siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Magelang H. M. Aghus Ulinnuha menegaskan, pelatihan merupakan bagian dari khidmat kader terhadap organisasi dan perjuangan Nahdlatul Ulama (NU).

Dia menyampaikan terima kasih kepada para pimpinan anak cabang yang telah membantu menjaring peserta, serta MWC NU Kecamatan Tegalrejo beserta badan otonomnya yang mendukung penyelenggaraan kegiatan, termasuk penyediaan tempat.

Ulinnuha juga memohon doa dan dukungan para ulama, kiai, serta sesepuh agar para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan baik.

“Ini kader-kader masa depan NU Kabupaten Magelang,” ujarnya.

Sementara, Pengasuh Pondok Pesantren Awal Al Alawiyah, KH Ikhsanudin Abdan, turut memberikan motivasi kepada peserta agar menjadikan pelatihan sebagai kesempatan memperbaiki diri dan meningkatkan kemampuan dalam berkhidmat kepada organisasi serta masyarakat.

Melalui penguatan kaderisasi tersebut, GP Ansor diharapkan mampu melahirkan generasi penerus yang tidak hanya kuat dalam organisasi, tetapi juga siap meneruskan perjuangan para ulama dan berkontribusi bagi kehidupan sosial serta kebangsaan.(*)