Terkait Panwascam, Sembilan Kecamatan Masih Minim Pendaftar

GemilangNews,KOTA MUNGKID– Minat masyarakat Kabupaten Magelang menjadi penyelenggara pemilu sangat besar. Terbukti pendaftar Panwaslu Kecamatan di Bawaslu Kabupaten Magelang untuk pengawasan Pemilu 2024 membludak.

Hingga Sabtu 24 September 2022 pukul 10.40 WIB jumlah pendaftar Panwaslu Kecamatan mencapai 159 pendaftar. Namun demikian jumlah pendaftar tersebut tidak merata di seluruh kecamatan.

Sebanyak sembilan kecamatan tercatat masih kekurangan jumlah pendaftar. Kesembilan kecamatan tersebut yakni Kecamatan Borobudur (4), Srumbung (3), Dukun (2), Sawangan (5), Muntilan (5), Ngluwar (4), Kaliangkrik (2), Ngablak (4) danWindusari (5).

Ketua Kelompok Kerja Pendaftaran Calon Panwascam Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magelang, M Yasin Awan Wiratno mengatakan dari 21 kecamatan seluruhnya sudah ada pendaftar, meski belum semuanya memenuhi kuota pendaftaran.

“Kecamatan Ngluwar hari ini masuk 4 pendaftar. Kami persilahkan masyarakat untuk segera mendaftar menjadi anggota Panwaslu Kecamatan. Kesempatan terbuka lebar. Sabtu dan Minggu kami tetap melayani pendaftaran,” kata Yasin.

Yasin mengungkapkan pihaknya melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan jumlah pendaftar di sembilan kecamatan minim pendaftar. Diantaranya menggencarkan sosialisasi melalui iklan media massa, pemberitaan media massa, dan aktif mengunggah perkembangan pendaftaran ke media sosial dan WA grup.

“Kami juga masuk ke berbagai komunitas dan ormas untuk sosialisasi. Kami optimis seluruh kecamatan akan mampu memenuhi kuota pendaftaran,” kata Yasin.

Anggota Pokja Pendaftaran Calon Panwascam Haji Fauzan Rofiqun menjelaskan bahwa jumlah minimal pendaftar adalah 6 orang tiap kecamatan. Hal ini karena jumlah Panwascam yang diterima adalah 3 orang, sedangkan 3 lainnya sebagai cadangan jika terjadi pergantian antar waktu (PAW).

“Sesuai ketentuan jumlah pendaftar adalah 2 kali kebutuhan. Kami ada 21 kecamatan. Dalam seleksi Panwascam ini kami juga akan memperhatikan keterwakilan perempuan di masing-masing kecamatan sebesar 30 persen,” kata dia.

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang Muhammad Habib Shaleh SS menambahkan Bawaslu memanggil putra putri terbaik di Kabupaten Magelang untuk mendaftar Panwascam. Ia menegaskan seleksi akan dilakukan secara transparan dan berintegritas.

“Peserta akan mengikuti tes dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Ini adalah metode seleksi menggunakan software dengan alat bantu komputer yang digunakan untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar,” kata Habib.

Menurut Habib menjadi pengawas pemilu merupakan kesempatan terbaik mendarmabaktikan diri untuk bangsa dan negara. Untuk itu, Bawaslu memanggil anak-anak muda Magekang untuk mengikuti seleksi Panwascam.(Dw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *