GemilangNews,MAGELANG – Pemerintah Kabupaten Magelang, melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) kembali menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang penyusunan instrumen efektivitas pemasaran, bekerja sama dengan Pusat Studi Pariwisata Universitas Gadjah Mada.

Salah satu tujuan dari kegiatan ini, diantaranya mengukur efektifitas promosi pemasaran pariwisata dan ekraf di wilayah ini serta menyusun strategi pemasaran di masa depan sesuai pangsa pasar.

Kepala Disparpora Kabupaten Magelang, Mulyanto menyampaikan, wilayah Kabupaten Magelang itu seperti sebuah cawan/mangkok yang ditengahnya terdapat Candi Borobudur. Di sisi lain, alamnya juga sangat indah, potensi ekonomi kreatif dan seni budayanya juga banyak, karena itu dibutuhkan kerjasama dari seluruh stakeholder pentahelik untuk membuat strategi pemasaran yang tepat.

“Potensi yang ada di kabupaten magelang ini, semua ada. Tinggal bagaimana kita menyusun instrumen yang efektif dan tepat untuk pemasarannya,” katanya.

Disampaikan, pemasaran merupakan faktor yang sangat penting, karena secara langsung mempengaruhi terhadap kelancaran usaha dan keberhasilan usaha dalam mencapai tujuannya.

“Pemasaran juga disesuaikan dengan kebutuhan, keinginan dan permintaan dari konsumen. Oleh karena itu, suatu perusahaan/instansi perlu menyusun rencana strategi yang tepat agar mudah diterima oleh masyarakat,” lanjutnya.

Strategi yang dilakukan pun, tambah Kepala Bidang Pemasaran dan Ekonomi Kreatif Disparpora, Zumrotun N Rini, sangat beraneka ragam. Di sisi lain, efektivitas pemasaran adalah sejauh mana suatu perusahaan/instansi mencapai sasaran yang telah disepakati atau ditetapkan sebelumnya.

“Ini dapat diartikan, bahwa apabila suatu pemasaran dapat dilakukan dengan baik sesuai yang direncanakan atau ditargetkan sesuai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan, maka dapat dikatakan efektif pemasarannya di masa depan,” imbuhnya.

Sementara dari Pusat Studi Pariwisata UGM, dr Destha Raharjana MSi menyampaikan, bahwa sebuah perusahan dan instansi memerlukan sebuah instrumen pemasaran, agar produk yang dibuat bisa dikenal secara luas. Namun sebelum melakukan tindakan pemasaran, baik kalau sebelumnya dilakukan refreksi/evaluasi.

Disisi lain, juga diperlukan sebuah alat ukur untuk menentukan keberhasilan sebuah pemasaran yang dilakukan.

“Hal lain yang harus dilakukan adalah paham tentang produk yang dipasarkan, paham akan segmentasi pasar, positioning, dan branding. Jika semua itu dapat dilakukan dengan baik sesuai yang direncanakan atau ditargetkan, maka dapat dikatakan efektif pemasarannya. Sedang ragam saluran promosi diantaranya adalah media cetak, event dan beberapa yang lain ,” jelas Desta.(Dharma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
Kita lagi ada Program Acara keren sekarang. Gabung yuk lewat WhatsApp!