Sosialisasi Kebijakan Keimigrasian, Dilakukan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo

GemilangNews,MAGELANG – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo mengadakan sosialisasi kebijakan keimigrasian untuk mempercepat layanan izin tinggal dan sosialisasi Permenkumham RI No.18 Tahun 2022. Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan di Hotel Atria Magelang, Rabu (9/11/2022).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo, Ari Widodo menyampaikan dalam sambutannya bahwa kegiatan sosialisasi ini berkaitan dengan Surat Edaran Dirjen Imigrasi tentang kebijakan kemudahan izin tinggal dalam rangka mendukung investasi dan terbitnya Permenkumham No.18 Tahun 2022 atas perubahan Permenkumham No.8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor.

“Pada pagi hari ini, dihadiri jajaran Forkominda, perwakilan OPD, pimpinan perusahan dan rekan-rekan media kegiatan sosialisasi ini resmi dibuka,” ujar Ari Widodo.

Lebih lanjut Ari menambahkan, kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai kebijakan baru Direktorat Jendral Imigrasi.

“Kebijakan ini untuk menyederhanakan birokrasi, mempermudah dan mempercepat pelayanan izin tinggal guna mendukung kebijakan peningkatan investasi asing ke dalam negeri, serta memberlakukan masa berlaku paspor 10 tahun yang telah dilaksanakan sejak tanggal 12 oktober 2022,” terangnya

Disebutkan Ari, meskipun sudah ada kebijakan baru, namun kebijakan masa berlaku paspor 10 tahun ini tidak dapat diterapkan untuk semua usia. Bahkan dirinya menegaskan bahwa pemberlakuan masa berlaku paspor 10 tahun hanya bagi masyarakat yang sudah berusia 17 tahun dan sudah menikah.

” Untuk anak-anak dibawah 17 tahun, masa berlaku paspor hanya dapat diberikan sampai 5 tahun, hal ini berkaitan dengan perubahan wajah yang mungkin dapat terjadi pada anak-anak,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ari berharap dengan adanya kebijakan baru ini semakin mendorong pertumbuhan perekonomin negara.

“Mudah-mudahan kedepannya dengan beberapa kebijakan ini, dengan dibukanya penerbangan, masyarakat kita bisa keluar masuk lalu lintas antar negara lebih banyak dan turis bisa masuk untuk memperkuat perekonomian kita,” pungkasnya. (Riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *