GemilangNews,MAGELANG – Kapolresta Magelang Kombes Pol Ruruh Wicaksono, diwakili oleh Kabag Ops Polresta Magelang Kompol Eko Mardiyanto, memimpin jalannya pengamanan kegiatan Halal bi Halal dan Harlah Ke-25 serta Lounching Laskar Parikesit Kecamatan Srumbung (Laskar Politik PKB) di Lapangan Srumbung Kabupaten Magelang pada, Minggu (28/05/2023) pagi.

Sebelum pelaksanaan pengamanan dilakukan apel persiapan pengamanan dipimpin Kabag Ops Polresta Magelang Kompol Eko Mardiyanto, di halaman depan Mapolsek Muntilan Polresta Magelang diikuti Para Kasat, Kasubbag, Kasi, Kapolsek Muntilan, Para Kanit, dan anggota Polresta Magelang serta Polsek jajaran yang terlibat pengamanan.

“Tugas kita pagi hari ini sesuai Surat Perintah Nomor : Sprint/668/V/P.A.M.3.3./2023, adalah memberikan pelayanan dan kenyamanan terhadap masyarkat yang melaksanakan laskaran maupun masyarakat yang melakukan kegiatan aktifitas seperti biasa, dan telah dipersiapkan sejumlah 454 Personil”, terang Kompol Eko Mardiyanto

Menurutnya, ini merupakan kegiatan politik, dan laskar yang akan mengikuti pawai karnaval adalah sejumlah 20 laskar diantaranya Laskar Pinggiran Tegalrejo, diperkirakan peserta mencapai 5000 orang yang akan berpartisipasi menggunakan ratusan kendaraan roda 2 maupun roda 4.

” Pimpinan menekankan bahwa tugas ini harus dilakukan secara iklas, humanis, laksanakan tugas sebaik mungkin jangan sampai kontra produktif, agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polisi ditengah-tengah masyarakat. Kepada para Perwira Pengendali (Padal) agar selalu monitor dan kuasai lapangan dimana anak buahnya ditempatkan”, tandasnya.

Kompol Eko Mardiyanto juga menyampaikan, tidak ada penutupan jalan agar roda perekonomian tetap berjalan seperti pelaksanaan kegiatan pasar, Polri hadir guna memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Manfaatkan peralatan serta dukungan logistik guna mendukung kegiatan ini, sekali lagi laksanakan tugas dengan iklas dan penuh rasa tanggung jawab”, pungkasnya.

Dilokasi kegiatan Harlah, Kapolsek Srumbung AKP Suyanto mengungkapkan, bahwa ini merupakan kegiatan politik maka yang paling utama untuk dilaksanakan adalah pengaturan lalu lintas terutama di persimpangan, serta untuk mengantisipasi adanya kelompok lain yang dapat mengganggu.

“Petugas dilarang untuk melakukan kegiatan di luar tugas pokok dan fungsinya, laksanakan pengamanan dan pelayanan dengan humanis, agar tercipta situasi yang kondusif”, pesannya.(Dharma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *