GemilangNews,MAGELANG – RSUD Merah Putih kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan masyarakat melalui Sosialisasi Layanan, Alur Rujukan dan Manajemen Pasien Pra Rumah Sakit bagi Petugas Ambulans Desa pada Selasa, (1/8/2023) di Aula RSUD Merah Putih.

Kegiatan yang sudah berjalan selama tiga tahap merupakan rangkaian Sosialisasi Layanan RSUD Merah Putih. Dan pada tahap ketiga ini diikuti 50 orang petugas ambulans dari 50 desa yang ada di Kabupaten Magelang

dr. Leli Puspitowati, MM, Direktur RSUD Merah Putih memaparkan bahwa pelaksanaan sosialisasi ini bertujuan untuk membangun kerjasama yang baik antara petugas, desa dan rumah sakit sehingga pemberian layanan kesehatan dapat dilakukan secara maksimal dan tepat sasaran.

“Diharapkan petugas ambulans dapat bertugas sebagai perpanjangan tangan dari desa yang berperan dalam proses rujuk pasien serta sebagai perpanjangan tangan dari rumah sakit yang berperan membantu dalam menjaga stabilitas kondisi pasien selama dalam perjalanan dengan bekal ilmu yang disampaikan pada pertemuan ini,” ungkapnya.

Selain memberikan informasi layanan rumah sakit yang dapat dimanfaatkan masyarakat, RSUD Merah Putih juga membekali petugas ambulans desa dengan kompetensi yang harus dimiliki dalam penanganan pasien selama proses rujuk.

dr. Nurrohmah, Tim IGD RSUD Merah Putih menjelaskan tentang apa yang pertama kali dilakukan apabila menemukan pasien korban kecelakaan di jalan.

“Pada prinsipnya, apabila menemukan pasien korban kecelakaan di jalan, hal yang pertama dilakukan adalah memeriksa lingkungan apakah aman untuk melaksanakan tindakan atau tidak kemudian lakukan pengecekan kesadaran untuk pelaksanaan pertolongan pertama atau meminta pertolongan,” terangnya.

Komite PPI (Pencegahan dan Pengendalian Infeksi) RSUD Merah putih Kabupaten Magelang juga menyampaikan materi tentang dekontaminasi ambulans sebagai upaya untuk mencegah penularan infeksi yang mungkin terjadi secara silang antara pasien ke petugas atau sebaliknya. Komite PPI juga menjelaskan pentingnya melakukan kebersihan tangan dan penggunaan alat pelindung diri bagi petugas ambulans desa.

Kerjasama RSUD Merah Putih dan Ambulans Desa diharapkan angka kesakitan dan angka kematian dapat menurun sehingga tercapai peningkatan angka kesembuhan pasien sebagai upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Magelang.(Giandika)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *