GemilangNews,MAGELANG – Gunung Merapi yang berada di perbatasan Kabupaten Magelang dan Daerah Istimewa Yogyakarta kembali meluncurkan lava pijar sebanyak 28 kali dalam sehari yaitu pada Minggu, 29/05/2022

Hal tersebut diketahui berdasarkan keterangan tertulis dari Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida Minggu, 29/05 malam.

” Sebanyak 28 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur sejauh 1,8 kilometer dan masih mengarah ke Barat Daya,” kata Hanik.

Hanik juga menyampaikan jika pada tanggal 29/05 itu cuaca di sekitar Gunung Merapi terlihat berawan, mendung dan cerah dengan suhu udara 14-27 °C, kelembaban udara 54-98 %, dan tekanan udara 627-918 mmHg.

” Untuk gempa guguran sebanyak 98 kali dengan amplitudo 3-35 milimeter dengan durasi 19,9 sampai 193,4 detik,” lanjutnya.

Walaupun demikian, menurut Hanik jika sampai saat ini status dari Gunung Merapi masih tetap sama yaitu pada level III atau Siaga, sehingga masyarakat diimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

” Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km,” jelasnya.

Sedangkan menurutnya, lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak Gunung Merapi.

Hanik meminta masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

” Pasti nanti jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” pungkasnya.(Dw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
Kita lagi ada Program Acara keren sekarang. Gabung yuk lewat WhatsApp!