Cegah Siswa Menyalahgunakan Narkoba, Polsek Muntilan Dan BNN Kabupaten Magelang Lakukan Penyuluhan

GemilangNews,MAGELANG – Polsek Muntilan Polres Magelang Polda Jateng bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Magelang melakukan tatap muka pembinaan dan penyuluhan kepada para pelajar SMK Pangudi Luhur Muntilan pada, kamis (29/9/2022) bertempat di Aula SMK setempat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Kepala (Waka) Kesiswaan SMK Pangudi Luhur Muntilan Agustinus Heru Mustofa, S.Pd, Kapolsek Muntilan AKP Abdul Muthohir, S.H., M.H, Kanit Binmas IPDA Zaenal Arifin, Plt. Kepala BNN Kabupaten Magelang Kompol Eko Sumbodo, S.Sos., M.M, para Guru dan Karyawan beserta Pelajar SMK Pangudi Luhur Muntilan kelas XI sejumlah 160 orang.

Dalam acara tersebut, Plt. Kepala BNN Kabupaten Magelang Kompol Eko Sembodo memberikan materi tentang bahaya Narkoba. Karena narkoba merupakan obat-obatan yang bisa memengaruhi cara kerja otak, mengacaukan kondisi fisik dan mental seseorang, serta memiliki risiko kecanduan yang kuat. Efek sampingnya yang dapat berbahaya untuk fisik maupun jiwa.

“Perlu diketahui, ada beberapa hal dari efek samping penggunaan narkoba yaitu bisa menurunkan kesadaran hingga hilang ingatan. Hal ini dikarenakan narkoba dapat mengakibatkan efek sedatif seperti kebingungan, perubahan perilaku. Hal lain juga bisa memicu dehidrasi parah dan ketidak seimbangan elektrolit yang berakibat serangan panik, halusinasi, sakit dada, hingga kejang-kejang dan menyebabkan kerusakan otak dan fungsi organ lainya,” Jelasnya.

Sementara Kapolsek Muntilan AKP Abdul Muthohir, S. H, M.H. dalam kesempatan ini menyampaikan tujuan diadakanya pembinaan tersebut agar para Pelajar SMK Pangudi Luhur Muntilan terhindar dari kenakalan remaja serta penyalahgunaan Narkoba.

” Penyuluhan terhadap kenakalan remaja ini sangat perlu dilakukan agar bisa terhindarnya tawuran dan vandalisme yang nantinya menimbulkan gangguan Kamtibmas dikalangan pelajar. Terkhusus penyalahgunaan narkoba, ini harus betul-betul dilakukan pembinaan yang serius karena hal itu bisa merusak kesehatan, moral, Ekonomi dan keharmonisan keluarga,” Ucap Muthohir.

Kegiatan tersebut juga disediakan waktu untuk Sesi tanya jawab terkait materi yang disampaikan narasumber.(Dw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *