50 Pelaku Seni Mengikuti Pelatihan Performing Art Oleh Disparpora

GemilangNews, MAGELANG – Di tengah kondisi Pandemi COVID-19 ini, perlu disiapkan berbagai strategi untuk meningkatkan kompetensi pelaku Ekonomi Kreatif untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional hingga global khususnya pada subsektor seni pertunjukan.

Ekonomi Kreatif mempunyai kontribusi yang signifikan untuk meningkatkan perekonomian bangsa dikarenakan Industri Ekonomi Kreatif merupakan sektor yang bertahan ditengah pandemi COVID-19, sehingga perlu kompetensi dasar yang perlu dimiliki oleh pelaku Ekonomi Kreatif pada subsektor seni pertunjukan untuk tetap melangkah maju menghadapi tantangan di era normal baru.

” Seni pertunjukan ini merupakan identitas suatu daerah. Sedangkan Kabupaten Magelang ini merupakan salah satu daerah yang kaya akan seni dan budaya dan perlu dilestarikan juga kehadirannya,” kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Kadisparpora) Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein saat memberikan sambutan dalam kegiatan Pelatihan Performing Art bagi pelaku seni pertunjukan kesenian Kabupaten Magelang oleh Disparpora Kabupaten Magelang, Senin 30/05/2022 bertempat di Wisata Air Kalibening Payaman Magelang.

Dalam kegiatan yang diikuti sekitar 50 pelaku seni budaya tersebut Husein menyampaikan, Pelatihan Performing Art bagi pelaku seni pertunjukan kesenian tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi pelaku seni, mengembangkan serta mempromosikan kesenian daerah dan kebudayaan daerah Kabupaten Magelang.

Karena menurutnya, seni pertunjukan memiliki nilai estetika tinggi dan dapat mempresentasikan unsur nilai budaya (culture) yang khas dan memiliki keunikan tersendiri.

” Dalam sebuah pertunjukan tarian, seni dan budaya tidak hanya gerakan yang energik, tapi bagaimana menata panggung dan hentakan musik yang sesuai sebagai pintu masuk agar ruh dari sebuah tarian tidak hilang,” lanjutnya.

Program pelatihan ini menurut Husein sekaligus bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta pelatihan agar mampu merencanakan seni pertunjukan wisata yang potensial pada daya tarik wisata Kabupaten Magelang.

” Tentunya kami berharap, nantinya peserta mampu menyelenggarakan kegiatan budaya seni pertunjukkan yang menarik untuk dijual kepada wisatawan sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” imbuhnya.

Ki Ipang (52) selalu pemilik Sanggar Wonoseni Bandongan menyambut baik kegiatan tersebut. Dirinya berharap keterlibatan pelaku seni budaya dapat merata untuk mendukung pariwisata sektor sesuai dengan potensi wilayah masing-masing.

” Kabupaten Magelang ini kan potensi seni budaya kan banyak sekali, semoga dapat terjamah secara merata sesuai dengan potensi masing-masing wilayah,” katanya yang juga menjabat sebagai ketua Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Kecamatan Bandongan.

Bahkan dirinya yakin, pariwisata berbasis budaya akan menjadi daya tarik tersendiri yang tidak akan punah sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kelestarian pelaku seni itu sendiri.

” Untuk itu saya berharap KSBN ini dapat terbentuk di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Magelang, untuk menangkap peluang baik ini. Karena saat ini baru Kecamatan Bandongan saja yang terbentuk,” imbuhnya.(Dw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *